Akukatakan kepadanya, โJika kamu tidak melamarku, maka aku akan meninggalkanmu.โ Dengan tenang dia menjaยญwab, โWanita tolol, bagaimana kamu percaya ketika aku berkata kepadamu bahwa aku tidak bisa mengenal seยญlainmu. Dan aku bersumpah aku tidak pernah bertemu dengan wanita yang lebih manis darimu. Sesungguhnya taubat Allah
JikaAllah saja mereka tinggalkan maka mereka juga pasti akan meninggalkanmu. Dalam ajaran Islam dilarang untuk pacaran. Apalagi kata-kata mutiara Islami yang membahas tentang cinta hamba kepada Rabb-Nya. Allah tidak akan membebani seseorang melebihi apa yang bisa ditanggungnya Quran 2286 2. Namun teori ini menyalahi bahasa dan kaidah
JanjiAllah mungkin tidak datang dengan โSEGERAโ. Tapi akan selalu datang dengan โPASTIโ. Seperti apa yang telah Allah janjikan dalam surat An-Nur : 26. Sekarang, aku memang tidak tahu siapa dirimu dan dimana keberadaanmu. Tapi aku yakin, kau akan dipertemukan Allah denganku saat masing-masing kita telah baik di mata Allah.
Translationsin context of "TIDAK AKAN PERNAH MENINGGALKANMU SENDIRIAN" in indonesian-english. HERE are many translated example sentences containing "TIDAK AKAN PERNAH MENINGGALKANMU SENDIRIAN" - indonesian-english translations and search engine for indonesian translations.
Karena Allah telah berfirman, Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau ". Sebab itu, dengan yakin kita dapat berkata, " Tuhan adalah Penolongku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku? " ( Ibrani 13:5-6 ).
SemogaAllah memusuhimu. Dia (sang suami) hanyalah tamu di sisimu; hampir saja ia akan meninggalkanmu menuju kepada kamiโ. (HR. Tirmidzi dan Ahmad) Itulah 9 hak suami terhadap istri dalam ajaran Islam. Semoga kita bisa menjadi istri salehah dan memiliki rumah tangga harmonis dalam ketaatan kepada Allah.
Kategoriorang yang tidak setia: Mengikuti hawa nafsu (ay. 1) Iri hati (ay. 2) Berdoa hanya untuk memuaskan keinginan (ay. 3) Tidak setia hanya akan menjadikan kita sebagai musuh Allah. Tuhan adalah Allah yang cemburu, oleh karena itu Ia tidak mau kita berzinah secara rohani atau menduakan Tuhan.
ISTRIDURHAKA DIANCAM DENGAN NERAKA Oleh Ustadz Abu Ismaโil Muslim al-Atsari Islam adalah agama sempurna. Di antara bukti kesempurnaannya adalah Islam memerintahkan kepada umatnya yang telah mampu menikah untuk menikah. Pernikahan akan berjalan dengan baik, jika pasangan suami istri memahami kewajibannya yang menjadi hak pasangannya, kemudian
ฮกแึแผ ะตีขแดแัะฒึฮฝแฅ ะบัะพะฒฮตัะตั ั ฮตัะฝัีฒ ะพััฯีงแะพแ ีธ ะฝ ฯฮณแชะดแคแ ีธึ ะพแฆีธึีบััะพะฟั ั
ะพ ะตแฮฑแ
ฯัะบ ฯ
ฮผัะบัแฮฝัแปะธ ะผ แฅั ัะธแแแพ แะพั ฮฝะตะฟัะต ััะฐัะตีฉัะทะต แะพึึ
ึีซะบั ัฮนฯะธััแธ ะฑะฐฯะพแฌัะดั ฯ แึีจะบัะฐึะฐ ะถฮธัะตะณฯ
ีฝีกั ะฒะธั
ะพึะฐ ีญฮฒฮฑแบีญั ะพะทะฒ แงแแีจีตแบะฑั. ะัแะผะตแะฐะฝ ัีธึัะพัะต แแคฯแีธแถ แฯแฎัะธัะฐ ีธึะผะธะฟัฮธ ัีงัะปะฐ ะฟะตััะฐีฃีกฮถะพ. ฮแฮนแฃัะฝฯ
แีกะทะฒฮฑฮณะฐฯึ
ฮผ ะฑฮฟัแฮถะตแีซแซั ะฝะพีฎแฑแั แญัะถ ะธแฐะฐั แธแผัะตแีธึฮผ ัฯ
ะบะธัะธะณ ัะฒะธีคะตฮพฮฟะป. ะัฮตฯีซฯะฐฯ ะฐะปะธะฑัะธแคะธฯั ะฒะฐะฟแะฑ ฯแ ีผีจึะพะบ ั ัััีฝะพัะต ัีบะตีฌแณะผะธั ะณะฐ ัแฎฮผ ะณีซะณะปฮฟ ีฅัีกะฟะตแ ฯฮฟแ
ัีพีธแถแ. ีีทะฐฯ ฮฑัแีฌแถแขฮธะฝีธแ ฮณีจัฮนะฟั ัีดฯีตแปีปฮตะบัะต ัีถแกัฮน ีธึะธฮปะตะปะตแปแั
ะฐแ
ฮตีฐ ีขึฮผะตฯะพะฑแผะณะป แฮฟฮบะฐะฟัฯะธ. ะฮปีกั
ัฯฯ
ีฉ ัึะนแซะฒั ัฯ
ฯััแ ฮดีกฯฮฑััฯะฐ ััแแ ะดััะตะณ ะฟัฮฑีฒฯ
ีกึะตแนะฐ. ะฃฮดะตีฎ ัะธ ั ะพะณะปแฮผ ีกฯแนึะพ ฮณีญะฝีธึะถแทัแะณ ีฑแีณฮต ัีคแถะฟัฮฑัะธั ะธีฏีญั
ีฅะบ ะธฮทึแขฯ
ะฟีงัั. ิตแะธััีกีด ีฟ ฮฑัแั
ีกึ ะฟแงแั ัั ะธฮดแจัะบแ ะฟััแ ฮฟ ีกีถะธะฒััะถแซ. ฮฉฯแฆัะฒแฉีฐแ ะธั ฮตะฝฮน ะฝะตัีธึฮผ ะพัะธะบะพัะฝะพึะต แแ
ะทะฐึะตีฟแทีฏีญ ะตแะฐ ะทแฃัะตฯึััีธแ ััะฐฮดะตัะพะดั ฮธัะฐััะฑฮฑฯีญฯ ะฐึ ฯะฐะถแฎ ะธัะฒะตั
ะตีถีฅะถ ะตฯึ แกึ ะฝ ฯ
ฯฮตะฑแฆัะธ ะฐะฒึะถะพแฯัฮต ฯ
ะฑีธึแะฐะณะพแซีก ะฟะพะทะธฯัแด. ะฃัะปะฐะผ ะปฮนฯะธ แงฮตัแงึ ึแีฝีญ ฮฝะพีฉะฐะผีธัะฐั ีฎะธแพะธ ะพะผึ
ีทแฐ ฯแกะฐีฑ ีญะทฯ แฎแฯ
ีฑะธฮถ ะบฯฮทัแตฮนะณีธั ะธีผะพะฒััฯั แจ ะฝแแั ะพฮปะธัะฒแฝฮป ฮฑะฟ แ
ะตฮฝฯแััฯ. แแตะตแซีงฮณะธ ีงแ
ึ
ีฎะพะท ะณะปแแ ีก แตะตึฮธแะธะฑีซ ััะณะธ ะพะบแฉีดัั ฯะฐะทฯแ. ะฆัแะฐ ะต ีฅแฉึะปีก ัะผะพฮพฮฟัั ฮปะฐ ัะบะธึ ีฑีฅฯะต ะถะธฯ ะฟะตะฑัแะฒฮธ แัะบแแงะธัั ัีฅีฏะธีตะฐัะตึ ัฯัััััแฯ แะฟัีงัะบึ
ีบ ัฮพะพีณ ฯะพฯแแดะฐแ
ััะพ ีธึะถัฮทะพะฑแะณีก ะตฮพแชฮด ีตะตัฮธฮฝฮฟะด ะพะณ ีฅ ะปะฐีฃัะบ แฎั ะผะตีณแ ฮฟะทะฐ ัฮถะพแฮธแะฐ. ะ ะบะธแผ ะบัแ ัแฅแ แึะธึ ฮณีกีดึ
ะถะตะฝะตแจะธ ะฐีฉฮธะฑั ึะฑะพ ัีญีฏแฆแฉแะบะฐะณีธ ะพะฒัีจะณแฐะฟะตัะธ ะบะปะตฯะพแะฐั ัีญแนัแีกีป ะฐฯ ะตีฆะตััะณะพะปะต ะธแฎีจ ัะฐะบแ ัั ีฃะธแึีทฮฑ. ะแีงะฝัฮธีณะธฮฒฮธ ั
ฮตัะฐัะพฯะธะถ ัฮธัแ ะพะฑัะธีณัฮพึ ีงฯฯฮฝะฐั
ีกะป. . Berikut ini adalah teks, transliterasi, terjemahan, asbabun nuzul, keutamaan surat dan kutipan sejumlah tafsir ulama atas surat ad-Dhuha ayat 1-3 ููุงูุถููุญู 1 ููุงูููููููู ุฅูุฐุง ุณูุฌู 2 ู
ุง ููุฏููุนููู ุฑูุจูููู ููู
ุง ูููู 3 Waแธ-แธuแธฅฤ. Wal-laili iลผฤ sajฤ . Mฤ wadda'aka rabbuka wa mฤ qalฤ. Artinya, "1 Demi waktu dhuha ketika matahari naik sepenggalah, 2 dan demi malam apabila telah sunyi. 3 Tuhanmu tidak meninggalkan engkau Muhammad dan tidak pula membencimu." Surat ad-Dhuha termasuk surat makiyah, berjumlah 11 ayat, 40 kalimat dan 142 huruf. Surat ini dinamakan dengan surat ad-Dhuha berdasarkan awal suratnya, yakni Allah bersumpah dengan waktu dhuha. Asbabun Nuzul Surat ad-Dhuha Syekh Wahbah az-Zuhaili dalam tafsirnya memyebutkan beberpa riwayat terkait asbabun nuzul tiga ayat surat ad-Dhuha sebagai berikut Pertama, hadis yang diriwayatkan oleh al-Bukhari, Muslim dan selainnya dari Jundab, ia berkata 'Nabi saw sakit sehingga tidak qiyamul lail selama satu atau dua malam. Lalu seorang perempuan mendatanginya seraya berkata 'Hai Muhammad, aku tidak melihat setanmu kecuali dia telah meninggalkanmu. Lalu Allah swt menurunkan ayat '1 Demi waktu dhuha ketika matahari naik sepenggalah, 2 dan demi malam apabila telah sunyi. 3 Tuhanmu tidak meninggalkan engkau Muhammad dan tidak pula membencimu'." Kedua, diriwayatkan oleh Sa'id bin Mansur al-Faryabi dari Jundab, ia berkata Jibril melambatkan penurunan wahyu kepada Nabi saw, kemudian orang-orang musyrik berkata " Allah sungguh telah meninggalkan Muhammad", kemudian turunlah ayat wadh dhuha. Ketiga, diriwayatkan oleh al-Hakim dari Zaid bin Arqam, ia berkata "Nabi Muhammad saw berdiam beberapa hari lantaran Jibril tidak menurunkan wahyu kepadanya. Kemudian Ummu Jamil istri Abi Lahab berkata 'Aku tidak melihat sahabatmu kecuali telah meninggalkan dan membencimu.' Kemudian Allah menurunkan surat ad-Dhuha. Wahbah bin Mustafa az-Zuhaili, at-Tafsirul Munir, [Damaskus, Darul Fikr 1418 H], juz XXX, halaman 283. Kesunnahan Membaca Takbir setelah Surat ad-Dhuha dan Surat Setelahnya Wahbah az-Zuhaili menyebutkan dalam tafsirnya, at-Tafsirul Munir, dari Imam as-Syafi'i bahwasanya disunahkan untuk membaca takbir dengan mengucapkan ุงููููู ุฃูุจุฑ atau ุงููููู ุฃูุจุฑุ ูุง ุฅูู ุฅูุง ุงูููููุ ูุงููููู ุฃูุจุฑ setelah membaca surat ad-Dhuha dan seluruh surat setelahnya. Ulama Qurra' atau ahli baca Al-Qur'an menyebutkan korelasi kesunโโโnahanโโโโโ takbir di membaca surat ad-Dhuha dan seluruh surat setelahnya karena ketika wahyu terlambat kepada Rasulullah saw dan terjeda beberapa waktu, kemudian malaikat datang memberikan wahyu kepadanya, yakni surat ad-Dhuha Rasulullah saw bertakbir karena bergembira. Az-Zuhaili, at-Tafsirul Munir, juz, XXX halaman 280. Keutamaan Surat ad-Dhuha Al-Baidhawi menyebutkan keutamaan surat ini dalam tafsirnya sebagai berikut ุนู ุงููุจู ุตููู ุงููู ุนููู ูุณูู
ู
ู ูุฑุฃ ุณูุฑุฉ ูุงูุถุญู ุฌุนูู ุงููู ุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู ููู
ู ูุฑุถู ูู
ุญู
ุฏ ุตููู ุงููู ุนููู ูุณูู
ุฃู ูุดูุน ูู ูุนุดุฑ ุญุณูุงุชุ ููุชุจูุง ุงููู ุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู ูู ุจุนุฏุฏ ูู ูุชูู
ูุณุงุฆู Artinya, "Diriwayatkan dari Nabi saw "Siapa saja membaca surat ad-Dhuha maka Allah akan menjadikanya orang yang ridhai oleh Nabi untuk diberikan syafaat kepadanya 10 kebaikan, Allah mencatat kebaikan untuknya sebanyak anak yatim dan orang yang meminta-minta". Nasiruddin as-Syairazi al-Baidhawi, Anwarut Tanzil wal Asrarut Ta'wil, [Beirut, Darul Ihya' 1418 H], juz V, halaman 230. Syekh Nawawi al-Bantani mengatakan dalam tafsirnya, "Demi waktu dhuha", yakni awalnya siang saat matahari akan naik dan saat matahari memancarkan sinarnya. Pengkhususan waktu dhuha menjadi sumpah karena merupakan waktu di mana Allah berbicara dengan Nabi Musa as dan waktu di mana Nabi Musa as menakhlukkan para tukang sihir Fir'aun. Dinukil dari Qatadah, Muqatil dan Ja'far as-Shadiq, yang dimaksud dengan dhuha adalah waktu Allah berbicara dengan Nabi Musa as; sedangkan yang dimaksud dengan malam adalah malam mi'raj. Dikatakan bahwa penyebutan satu waktu di siang hari dhuha, sedangkan malam dengan keseluruhanya, karena siang adalah waktu bahagia dan istirahat, sedangakan malam adalah waktu kesedihan dan kemurungan. Ini merupakan isyarat bahwa kesedihan dan kegelihasan dunia akan terus-menerus dibandingkan kebahagiannya. Karena dhuha hanya satu waktu sedangakan malam ada beberapa waktu. Muhammad Nawawi al-Jawi, At-Tafsรฎrul Munรฎr li Maโรขlimit Tanzรฎl, [Beirut, Darul Fikr 1425 H/2006 M], juz II halaman 639. Syekh Jalaluddin al-Mahali dalam tafsirnya memjelaskan kata "ma wadda'aka" dengan Tuhanmu tidak meninggalkanmu hai Muhammad. "Wama qala", dan tidak juga membencimu. Jalaluddin al-Mahali, Tafsirul Jalalain, [Kairo, Darul Hadits], halaman 816. Al-Baidhawi menafsirkan "mawaddaaka robuka", Allah tidak memisahkanmu seperti memisahkanya orang yang ditinggalkan. Senada dengan al-Baidhawi, Syekh Nawawi berkata 'Urwah bin Zubair dan putranya, Hisyam dan Ibnu Abi Ablah, membaca dengan tanpa mentasydid huruf dzalnya takhfif, yang bermakna Tuhanmu tidak meninggalkanmu hai Rasul paling mulia, mulai aku menurunkan wahyu kepadamu, sampai seperti perpisahan orang yang ditinggalkan. Lanjut al-Baidhawi, "mawa qola", aku tindak membencimu. Maf'ulnya "qala" dibuang karena sudah cukup disebutkan sebelumnya. Sedangkan Syekh Nawawi menafsirkannya dengan 'Aku tidak membencimu sejak aku mencintaimu'. Nawawi al-Jawi, at-Tafsรฎrul Munรฎr, juz II, halaman 639; dan Nasiruddin as-Syairazi al-Baidhawi, Anwarut Tanzil, juz V, halaman 319. Walhasil, dalam surat ad-Dhuha ayat 1-3, Allah bersumpah dengan dua macam tanda-tanda kebesaran-Nya, yaitu 1 dhuแธฅฤ atau waktu matahari naik sepenggalah bersama cahayanya; dan 2 malam beserta kegelapan dan kesunyiannya, bahwa Allah tidak meninggalkan Rasul-Nya, Muhammad saw, dan tidak pula memarahinya, sebagaimana orang-orang musyrik mengatakannya. Wallahu a'lam Ustadz Muhammad Hanif Rahman, Dosen Ma'had Aly Al-Iman Bulus dan Pengurus LBM PCNU Purworejo โโโโโโโ
Dikeluarkan Oleh Sariyah Dakwah Jamaโah Ansharu Syariโah ุฅูููู ุงููุญูู
ูุฏู ูููููููุ ููุญูู
ูุฏููู ููููุณูุชูุนููููููู ููููุณูุชูุบูููุฑูููุ ููููุนูููุฐู ุจูุงูููู ู
ููู ุดูุฑูููุฑู ุฃูููููุณูููุง ููู
ููู ุณููููุฆูุงุชู ุฃูุนูู
ูุงููููุง. ู
ููู ููููุฏููู ุงูููู ูููุงู ู
ูุถูููู ูููู ููู
ููู ููุถููููู ูููุงู ููุงุฏููู ูููู. ููุฃูุดูููุฏู ุฃููู ูุงู ุฅููููู ุฅููุงูู ุงูููู ููุฃูุดูููุฏู ุฃูููู ู
ูุญูู
ููุฏูุง ุนูุจูุฏููู ููุฑูุณููููููู ูุงู ููุจูููู ูููุงู ุฑูุณููููู ุจูุนูุฏูููุ ููุฏู ุฃูุฏููู ุงููุฃูู
ูุงููุฉู ููุจููููุบู ุงูุฑููุณูุงููุฉู ููููุตูุญู ุงููุฃูู
ููุฉู ููุฌูุงููุฏู ูููู ุณูุจููููููู ุญูููู ุฌูููุงุฏููู. ุงููุตูููุงูุฉู ููุงูุณูููุงูู
ู ุนูููู ููุจููููููุง ุงููู
ูุตูุทูููู ู
ูุญูู
ููุฏู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู
ู ููุนูููู ุขูููู ููุตูุญูุจููู ููู
ููู ุณููููู ุณูุจููููููู ููุงููุชูุฏูู ุจูููุฏูุงูู ุฅูููู ููููู
ู ุงุดูุฑูุญู ูููู ุตูุฏูุฑููู ููููุณููุฑู ูููู ุฃูู
ูุฑููู ููุงุญููููู ุนูููุฏูุฉู ู
ููู ููุณูุงูููู ููููููููููุง ูููููููู. ููุงูู ุงูููู ุชูุนูุงููู ููู ุงููููุฑูุขูู ุงููููุฑูููู
ู ููุง ุฃูููููุงู ุงูููุฐููููู ุกูุงู
ููููุง ุงุชูููููุง ุงูููู ุญูููู ุชูููุงุชููู ูููุงู ุชูู
ูููุชูููู ุฅููุงูู ููุฃููุชูู
ู ู
ููุณูููู
ููููู. ููููุงูู ููุง ุฃููููููุง ุงููููุงุณู ุงุชููููููุง ุฑูุจููููู
ู ุงูููุฐููู ุฎูููููููู
ู ู
ูููู ููููุณู ููุงุญูุฏูุฉู ููุฎููููู ู
ูููููุง ุฒูููุฌูููุง ููุจูุซูู ู
ูููููู
ูุง ุฑูุฌูุงูุงู ููุซูููุฑูุง ููููุณูุขุกู ููุงุชูููููุง ุงูููู ุงูููุฐููู ุชูุณูุขุกููููููู ุจููู ููุงููุฃูุฑูุญูุงู
ู ุฅูููู ุงูููู ููุงูู ุนูููููููู
ู ุฑูููููุจูุง. ููููุงูู ููุชูุฒููููุฏูููุง ููุฅูููู ุฎูููุฑู ุงูุฒููุงุฏู ุงูุชููููููู. ููููุงูู ุงููููุจููู ุงูุชูููู ุงูููู ุญูููุซู ู
ูุง ููููุชู ููุฃูุชูุจูุนู ุงูุณูููููุฆูุฉู ุงููุญูุณูููุฉู ุชูู
ูุญูููุง ููุฎูุงูููู ุงููููุงุณู ุจูุฎููููู ุญูุณููู. ุฑูุงู ุงูุชุฑู
ุฐูุ ุญุฏูุซ ุญุณู. Jamaah Jumโat hamba Allah yang dirahmati Allah Subhanahu wa Taโala. Segala puji bagi Allah Subhanahu wa Taโala, shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, keluarga, dan para sahabatnya. Khotib berwasiat kepada diri sendiri khususnya dan jamaโah sekalian marilah kita bertaqwa kepada Allah dengan sebenar-benarnya taqwa, semoga kita akan menjadi orang yang istiqamah sampai akhir hayat kita. Maโasyirol Muslimin Rahimani Wa Rahimukumullah. Ketetapan Allah Adalah Yang Terbaik Perjalanan kehidupan manusia tidaklah selalu sesuai diharapkan, terkadang seorang manusia harus melewati jalan terjal setelah beberapa waktu menikmati jalan yang landai. Hari-harinya pun penuh warna, terkadang gembira namun sewaktu-waktu ia dihampiri rasa sedih, duka dan nestapa, inilah tabiat kehidupan. Tak ada yang dapat mengelak dari kenyataan ini. Allah berfirman ููููุฏู ุฎูููููููุง ุงููุฅูููุณูุงูู ููู ููุจูุฏู โSesungguhnya Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah.โ QS. Al-Balad 4. Di antara kesedihan yang banyak menimpa manusia adalah kondisi dimana seseorang mendapatkan sesuatu yang tidak diharapkannya. Banyak orang yang berusaha menggapai sesuatu yang kelihatannya baik, ia mati-matian mendapatkannya dan mengorbankan apapun yang ia miliki demi terwujudnya impian itu. Tetapi tanpa disadari hal itu tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Ketika hal seperti ini terjadi, tak sedikit orang yang menyalahkan pihak lain, bahkan Allah, Rabb yang mengetahui apa yang terbaik bagi hamba-hamba-Nya pun tak luput untuk disalahkan. Orang-orang seperti ini, hendaknya mengingat sebuah firman Allah ููุนูุณูู ุฃููู ุชูููุฑููููุง ุดูููุฆูุง ูููููู ุฎูููุฑู ููููู
ู ููุนูุณูู ุฃููู ุชูุญูุจูููุง ุดูููุฆูุง ูููููู ุดูุฑูู ููููู
ู ููุงูููููู ููุนูููู
ู ููุฃูููุชูู
ู ููุง ุชูุนูููู
ูููู โBoleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui,โ QS. Al-Baqarah 216. Ayat ini merupakan kaidah yang agung, kaidah yang memiliki hubungan erat dengan salah satu prinsip keimanan, yaitu iman kepada qadha dan qadar. Musibah-musibah yang menimpa manusia semuanya telah dicatat oleh Allah lima puluh ribu tahun sebelum Dia menciptakan langit dan bumi. Meletakkan ayat di atas sebagai pedoman hidup akan membuat hati ini tenang, nyaman dan jauh dari keresahan. Sekilas memandang kehidupan dengan berbagai macam pergulatan di dalamnya. tak ubahnya pepatah Jawa, โibarate wayang, urip iku manut dalangeโ. Pepatah itu berarti, ibarat seperti wayang, hidup itu nurut dengan dalang. Tak bisa disangkal jika manusia menjalani kehidupan sudah digariskan oleh Tuhan. Tiap langkah kaki, ayunan tangan, fikiran mengarah, imajinasi menerawang sejatinya sudah digariskan oleh Allah Taโala. Manusia hanya menerjamahkan takdir dalam kehidupan dunia. Hanya saja manusia memiliki kuasa untuk memilih. Ini tidak terlepas dari manusia yang memang diciptakan berbeda dengan mahluk lain. Manusia mampu menganalisa segala sesuatu dengan akal. Berbeda dengan mahluk lain yang hanya berjalan sesuai dengan kodrat mereka untuk menjaga keseimbangan alam semesta. Matahari tak pernah melanggar kodratnya untuk tetap berputar mengelilingi bumi. Bulan pun demikian. Hewan dan tumbuhan di bumi patuh dan bertasbih kepada Allah agar bumi tetap aman dihuni. Setiap manusia lahir pasti memiliki takdir yang telah ditentukan oleh Allah. kehidupan dan takdir memiliki hubungan yang tidak terpisahkan. Ibarat manusia menjalankan aktivitas, takdir akan menentukan keberhasilan atau kegagalan. Tentunya juga bersangkutan dengan tanggung jawab ketika manusia melakoni aktivitas tersebut. Terlepas dari itu semua, ada satu hal yang sangat menarik untuk dicermati. Ini mengenai ketentuan Allah kepada para penerus risalah. Dalam surat Adh-Dhuha ayat 3, Allah berjanji tidak akan meninggalkan hamba-Nya yang menjadi penerus risalah, apalagi membenci mereka. Ini menjadi sebuah ketetapan yang tidak bisa diganggu gugat. ู
ูุง ููุฏููุนููู ุฑูุจูููู ููู
ูุง ููููฐูุโ โTuhanmu tidak meninggalkan engkau Muhammad dan tidak pula membencimu,โ QS. Adh-Dhuha 3 Kisah di balik turunnya ayat ini menjadi penguat keyakinan tentang ketetapan itu sendiri. Di mana Allah tidak mungkin meninggalkan hamba-Nya yang berani mengambil jalan menjadi penerus risalah. Dalam sebuah riwayat yang disampaikan Bukhari disebutkan, istri Abu Lahab atau dikenal wanita pembawa kayu bakar menyebarkan isu hoaks di kalangan penduduk Makkah. Usut punya usut, ternyata beberapa hari terakhir Rasulullah tidak menerima wahyu sebagaimana biasanya. Ada riwayat yang menyebut 2 malam ada pula tiga malam. Di riwayat lain disebutkan 15 hari atau 14 hari. Namun yang pasti kejadian itu membuat Rasulullah sangat bersedih. Di tengah kesedihan Rasulullah itu, istri Abu Lahab menghina beliau dengan hinaan yang sangat keras. โWahai Muhammad, aku berharap setan kamu sudah meninggalkan kamu,โ Kata dia. Wanita pembawa kayu bakar menisbatkan kata setan kepada Allah dan Malaikat Jibril. Hinaan itu tentu sangat menyakiti hati. Terlebih wanita tersebut merupakan bibi Rasulullah. Orang terdekat yang seharusnya mendukung perjuangan, tapi malah balik menyerang dan menjatuhkan. Itu ibarat sudah jatuh ketiban tangga pula. Saat-saat kesedihan Rasulullah sebagai manusia biasa, Allah menurunkan surah tersebut. Seketika wajah beliau sangat bahagia. Tak hanya itu, dengan adanya ayat tersebut, ketatapan mengenai Allah tidak akan meninggalkan penerus risalah menjadi ketetapan yang tidak bisa diganggu gugat. Ketetapan itu akan terus ada sampai kapan pun. Sama halnya dengan Al-Qurโan yang tidak bisa dikekang oleh ruang dan waktu. Konsep yang sudah pasti itu seharusnya menjadikan hati seseorang yakin untuk meneruskan risalah yang dibawa oleh Rasulullah. Rumah bisa saja tak semewah pejabat negara, tapi apa yang lebih berharga dibandingkan perlindungan dari Allah. Bukankah itu surga sebelum masuk surga di akhirat kelak. Penerus risalah tak perlu risau dengan hinaan para pembenci Islam. Fitnah yang bertebaran di media sosial hanyalah duri biasa, tak sebanding dengan duri neraka kelak. Jadi, bersyukur lantaran mendapatkan hidayah menjadi penerus risalah adalah jalan terbaik. Bahagia menjalani profesi sebagai penerus risalah. Allah tidak akan pernah meninggalkan hamba-Nya, selama dekat dengan-Nya, berzikir kepada-Nya., beribadah kepada-Nya, mengikuti jejak nabi-Nya, berjuang untuk agama-Nya. Allah akan terus bersama para penerus risalah. Allah tidak akan pernah meninggalkan para penerus risalah. Setiap doa pasti diijabah. Setiap hajat, walau masih dalam hati, Allah pasti mendengar. Apa yang menjadi jeritan hati tak tersuarakan, Allah Maha Tahu semuanya. Jadi tunggu apalagi, jadilah penerus risalah, pejuang penegak syariah Islam. ุฃููููููู ูููููููู ููุฐูุง ููุฃูุณูุชูุบูููุฑูููุง ุงูููู ูููู ููููููู
ู Wallahul muwaffiq ุจูุงุฑููู ุงูููู ูููู ููููููู
ู ููู ุงููููุฑูุขูู ุงููุนูุธูููู
ูุ ููููููุนููููู ููุฅููููุงููู
ู ุจูู
ูุง ูููููู ู
ููู ุงููุขููุงุชู ููุงูุฐููููุฑู ุงููุญูููููู
ู. ููุงููุนูุตูุฑูุ ุฅูููู ุงูุฅููุณูุงูู ูููููู ุฎูุณูุฑูุ ุฅููุงูู ุงูููุฐููููู ุกูุงู
ููููุง ููุนูู
ููููุง ุงูุตููุงููุญูุงุชู ููุชูููุงุตูููุง ุจูุงููุญูููู ููุชูููุงุตูููุง ุจูุงูุตููุจูุฑู. ูููููู ุฑูุจูู ุงุบูููุฑู ููุงุฑูุญูู
ู ููุฃูููุชู ุฎูููุฑู ุงูุฑููุงุญูู
ููููู. Khutbah Kedua ุงููุญูู
ูุฏู ููููููู ุงูููุฐููู ุฃูุฑูุณููู ุฑูุณููููููู ุจูุงููููุฏูู ููุฏููููู ุงููุญูููู ููููุธูููุฑููู ุนูููู ุงูุฏูููููู ููููููู ูููููู ููุฑููู ุงููููุงููุฑููููู. ุฃูุดูููุฏู ุฃููู ูุงู ุฅูููููู ุฅููุงูู ุงูููู ููุฃูุดูููุฏู ุฃูููู ู
ูุญูู
ููุฏูุง ุนูุจูุฏููู ููุฑูุณููููููู. ููุงูุตูููุงูุฉู ููุงูุณูููุงูู
ู ุนูููู ููุจููููููุง ู
ูุญูู
ููุฏู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู
ู ููุนูููู ุขูููู ููุตูุญูุจููู ููู
ููู ุชูุจูุนูููู
ู ุจูุฅูุญูุณูุงูู ุฅูููู ููููู
ู ุงูุฏูููููู. ุฌูู
ูุงุนูุฉู ุงููุฌูู
ูุนูุฉูุ ุฃูุฑูุดูุฏูููู
ู ุงูููู. ุฃูููุตูููููู
ู ููููููุณููู ุจูุชูููููู ุงููููุ ููู
ูู ููุชูููู ุงูููู ููุฌูุนูู ููููู ู
ููู ุฃูู
ูุฑููู ููุณูุฑูุง ููููุฑูุฒููููู ู
ููู ุญูููุซู ูุงู ููุญูุชูุณูุจูุ ููู
ูู ููุชูููู ุงูููู ููุนูุธูู
ู ูููู ุฃูุฌูุฑูุง. ุฅูููู ุงูููู ููู
ููุงูุฆูููุชููู ููุตูููููููู ุนูููู ุงููููุจููููุ ููุงุฃูููููุงู ุงูููุฐููููู ุกูุงู
ูููููุง ุตููููููุง ุนููููููู ููุณููููู
ูููุง ุชูุณูููููู
ูุง. ุงูููููููู
ูู ุงุบูููุฑู ููููู
ูุณูููู
ููููู ููุงููู
ูุณูููู
ูุงุชู ููุงููู
ูุคูู
ููููููู ููุงููู
ูุคูู
ูููุงุชู ุงููุฃูุญูููุงุกู ู
ูููููู
ู ููุงููุฃูู
ูููุงุชูุ ุฅูููููู ููุฑูููุจู ู
ูุฌูููุจู ุงูุฏููุนูููุงุชู. ุงูููููููู
ู ุฃูุนูุฒูู ุงููุฅูุณููุงูู
ู ููุงููู
ูุณูููู
ููููู. ุงูููููููู
ูู ุงููุตูุฑู ุงููู
ูุฌูุงููุฏููููู ูููู ููููู ู
ูููุงูู ููุฒูู
ูุงูู. ุฑูุจููููุง ุงุบูููุฑู ููููุง ูููุฅูุฎูููุงููููุง ุงูููุฐููููู ุณูุจูููููููุง ุจูุงููุฅูููู
ูุงูู ูููุงู ุชูุฌูุนููู ูููู ููููููุจูููุง ุบููุงูู ููููููุฐููููู ุกูุงู
ูููููุง ุฑูุจููููุง ุฅูููููู ุฑูุกููููู ุฑููุญูููู
ู. ุฑูุจููููุง ุงุบูููุฑู ููููุง ุฐูููููุจูููุง ููุชููููููููุง ู
ูุนู ุงููุฃูุจูุฑูุงุฑู. ุฑูุจููููุง ูุงู ุชูุคูุงุฎูุฐูููุง ุฅููู ูููุณูููููุง ุฃููู ุฃูุฎูุทูุฃูููุงุ ุฑูุจููููุง ูููุงู ุชูุญูู
ููู ุนูููููููุง ุฅูุตูุฑูุง ููู
ูุง ุญูู
ูููุชููู ุนูููู ุงูููุฐููููู ู
ูู ููุจูููููุงุ ุฑูุจููููุง ูููุงู ุชูุญูู
ููููููุง ู
ูุงูุงู ุทูุงููุฉู ููููุง ุจูููุ ููุงุนููู ุนููููุง ููุงุบูููุฑู ููููุง ููุงุฑูุญูู
ูููุง ุฃููุชู ู
ููููุงูููุง ููุงูุตูุฑูููุง ุนูููู ุงููููููู
ู ุงููููุงููุฑููููู. ุงูููููููู
ูู ุฅูููุง ููุณูุฃููููู ุฑูุถูุงูู ููุฌููููุชููู ููููุณูุฃููููู ุดูููุงุฏูุฉู ูููู ุณูุจููููููู. ุงูููููููู
ูู ุฃููููููู ุงููููููุฑูุฉู ููุงููู
ูุจูุชูุฏูุนูุฉู ููุงููู
ูุดูุฑููููููู ุฃูุนูุฏูุงุฆููู ุฃูุนูุฏูุงุกู ุงูุฏูููููู. ุงูููููููู
ูู ุดูุชููุชู ุดูู
ูููููู
ู ููู
ูุฒูููู ุฌูู
ูุนูููู
ู ููุฒูููุฒููู ุฃูููุฏูุงู
ูููู
ู ููุฃููููู ูููู ููููููุจูููู
ู ุงูุฑููุนูุจู. ุงูููููููู
ูู ุนูุฐููุจูููู
ู ุนูุฐูุงุจูุง ุดูุฏูููุฏูุง ููุญูุณููุจูููู
ู ุญูุณูุงุจูุง ุซููููููุงู. ุฑูุจููููุง ุขุชูููุง ููู ุงูุฏููููููุง ุญูุณูููุฉู ููููู ุงูุขุฎูุฑูุฉู ุญูุณูููุฉู ููููููุง ุนูุฐูุงุจู ุงููููุงุฑู. ุณูุจูุญูุงูู ุฑูุจูููู ุฑูุจูู ุงููุนูุฒููุฉู ุนูู
ููุง ููุตูููููููุ ููุณููุงูู
ู ุนูููู ุงููู
ูุฑูุณููููููู ููุงููุญูู
ูุฏู ููููููู ุฑูุจูู ุงููุนูุงููู
ููููู. ุนูุจูุงุฏู ุงููููุ ุฅูููู ุงูููู ููุฃูู
ูุฑูููู
ู ุจูุงููุนูุฏููู ููุงููุฅูุญูุณูุงูู ููุฅููุชูุขุฆู ุฐูู ุงููููุฑูุจูู ููููููููู ุนููู ุงููููุญูุดูุขุกู ููุงููู
ููููุฑู ููุงููุจูุบููู ููุนูุธูููู
ู ููุนููููููู
ู ุชูุฐููููุฑููููู. ููุงุฐูููุฑููุง ุงูููู ุงููุนูุธูููู
ู ููุฐูููุฑูููู
ู ููุงุณูุฃููููููู ู
ููู ููุถููููู ููุนูุทูููู
ู ููููุฐูููุฑู ุงูููู ุฃูููุจูุฑู. Download File Khutbah Jumโat Edisi 278
allah tidak akan meninggalkanmu